Suara Kebangsaan, BERITA TASIKMALAYA – Insiden kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Nangkaleah, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, sempat memicu kepanikan warga pada Minggu (22/03/2026) sore. Kepulan asap tebal yang muncul dari timbunan sampah menandakan adanya titik api aktif yang berpotensi membesar.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian setelah api diketahui mulai merembet ke permukaan, mengancam area gunungan sampah yang mudah terbakar.

Berawal dari Laporan Warga yang Curiga Asap
Kebakaran TPA Mangunreja Singaparna ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 16.00 WIB. Seorang warga yang melintas di kawasan Kampung Cioray mencurigai munculnya asap tipis dari sela-sela sampah.
Tanpa menunggu lama, laporan segera disampaikan ke pengelola TPA. Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan api sudah menyala di bawah permukaan dan meluas hingga sekitar dua meter.
Tim Gabungan Bergerak Cepat ke Lokasi
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari FK Tagana, Pemadam Kebakaran, dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya langsung diterjunkan ke lokasi.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, menyebut penanganan kebakaran di TPA memiliki tantangan tersendiri karena api sering tersembunyi di lapisan bawah sampah kering.
“Fokus utama kami adalah pendinginan menyeluruh agar tidak ada bara api yang tertinggal dan memicu kebakaran susulan,” ujarnya.
Proses Pemadaman Berlangsung 8 Jam
Upaya pemadaman berlangsung cukup intens. Selain material sampah yang mudah terbakar, petugas juga harus mengantisipasi potensi gas metana yang bisa memicu ledakan kecil.
Setelah berjibaku selama kurang lebih delapan jam, tim akhirnya berhasil mengendalikan api sepenuhnya sekitar pukul 23.50 WIB.
Kebakaran TPA Mangunreja Singaparna pun berhasil dicegah agar tidak meluas ke area lain yang lebih luas.
Waspada Titik Api dan Gas Metana
Pasca kejadian, petugas masih melakukan pemantauan berkala untuk memastikan tidak ada titik api baru. Suhu tinggi dan kandungan gas metana di dalam tumpukan sampah menjadi faktor yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Pihak terkait juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda kebakaran sekecil apa pun di area terbuka, khususnya di sekitar TPA.
Kesigapan Warga Jadi Kunci
Respons cepat warga dalam melaporkan kejadian menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran lebih besar. Kolaborasi antara masyarakat dan petugas terbukti efektif dalam mengendalikan situasi darurat seperti ini. (red)

Tinggalkan Balasan