Tag: Polres Tasikmalaya Kota

  • Silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota Bersama DMI, Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan

    Silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota Bersama DMI, Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan

    Suara Kebangsaan, BERITA TASIKMALAYA – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai agenda silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tasikmalaya pada Kamis, 19 Februari 2026. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari strategi membangun komunikasi aktif antara aparat kepolisian dan tokoh agama demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi sejumlah pejabat utama di lingkungan Polres Tasikmalaya Kota mulai dari Kabag Ren, Kasat Lantas, Kasat Reskrim hingga Kasat Intel. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan ini menjadi sinyal kuat komitmen institusi Polri dalam memperkuat sinergi lintas sektor.

    Peran Strategis Masjid dalam Menjaga Stabilitas Sosial

    Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolres menegaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan moral dan sosial masyarakat. Berdasarkan berbagai kajian sosial dan kebijakan pemerintah terkait moderasi beragama, rumah ibadah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, persatuan, dan pencegahan paham radikal.

    Di tingkat nasional, Polri secara konsisten mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif dalam menjaga stabilitas keamanan. Salah satunya melalui kemitraan dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan. Model kolaborasi ini selaras dengan konsep community policing (pemolisian masyarakat), yang menempatkan warga sebagai mitra aktif dalam menciptakan rasa aman.

    Melalui silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota ini, diharapkan masjid dapat menjadi garda terdepan dalam menangkal potensi gangguan kamtibmas, termasuk penyebaran hoaks, provokasi, hingga potensi konflik sosial.

    Membangun Komunikasi Dua Arah

    Kapolres menyampaikan bahwa komunikasi antara aparat dan tokoh agama harus berjalan dua arah. Tidak hanya polisi yang menyampaikan pesan keamanan, tetapi juga menerima masukan langsung dari masyarakat melalui pengurus DMI.

    Pendekatan dialogis ini dinilai efektif dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Dengan jaringan masjid yang tersebar di berbagai kelurahan, informasi di tingkat akar rumput dapat tersampaikan lebih cepat dan akurat.

    Perwakilan Dewan Masjid Indonesia Kota Tasikmalaya menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka menilai silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota menjadi wujud keterbukaan institusi kepolisian dalam merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat.

    Kolaborasi ini juga relevan dalam momentum menjelang dan selama bulan Ramadan, ketika aktivitas masyarakat meningkat, terutama pada malam hari. Peran pengurus masjid dalam memberikan imbauan serta edukasi kepada jamaah menjadi bagian penting dari upaya preventif.

    Sinergi untuk Kota Tasikmalaya yang Aman dan Kondusif

    Berdasarkan data Polri secara nasional, pendekatan kolaboratif dengan tokoh agama terbukti efektif menekan potensi konflik horizontal dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Pola kemitraan seperti ini juga sejalan dengan prinsip restorative justice yang kini semakin diperkuat dalam sistem penegakan hukum Indonesia.

    Silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota bersama DMI tidak hanya berorientasi pada pencegahan kejahatan, tetapi juga membangun kepercayaan publik (public trust). Kepercayaan masyarakat terhadap aparat menjadi fondasi utama terciptanya stabilitas sosial yang berkelanjutan.

    Kehadiran pimpinan Polres secara langsung di tengah tokoh agama memperlihatkan bahwa keamanan bukan semata tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja bersama seluruh komponen masyarakat.

    Komitmen Berkelanjutan Jaga Kamtibmas

    Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi intensif dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi dinamika sosial di Kota Tasikmalaya.

    Silaturahmi Polres Tasikmalaya Kota diharapkan menjadi agenda berkelanjutan, bukan sekadar pertemuan sesaat. Dengan sinergi yang solid antara kepolisian dan tokoh agama, fondasi keamanan, toleransi, dan persatuan di Kota Tasikmalaya diyakini akan semakin kokoh.

    Kolaborasi yang terbangun hari ini menjadi investasi sosial jangka panjang demi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh warganya. (red)

  • Heboh Menjelang Magrib! Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Ditemukan Meninggal

    Heboh Menjelang Magrib! Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Ditemukan Meninggal

    Suara Kebangsaan, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, mendadak geger setelah terjadi penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu sebelum akhirnya diketahui warga.

    Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu magrib dan dengan cepat menyedot perhatian masyarakat sekitar. Dalam hitungan menit, warga mulai berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

    Petugas dari Polsek Cibeureum langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk mengamankan area. Hingga sore menjelang malam, warga masih menunggu kedatangan tim Inafis dari Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan olah TKP dan identifikasi lebih lanjut.

    Ditemukan oleh Adik Ipar Saat Rutinitas Antar Makanan

    Peristiwa penemuan mayat di Cibeureum ini pertama kali diketahui oleh adik ipar korban, Abdul Malik. Ia datang seperti biasa untuk menengok dan mengantarkan makanan kepada korban, yang selama ini memang tinggal seorang diri di rumah tersebut.

    Aktivitas tersebut diketahui merupakan rutinitas yang kerap dilakukan. Namun, sore itu suasana berbeda. Saat tiba di rumah korban, Abdul Malik merasakan kejanggalan. Setelah memastikan kondisi di dalam rumah, ia mendapati kakak iparnya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

    Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.

    Menurut keterangan sejumlah tetangga, korban memang dikenal tertutup dan jarang berinteraksi.

    “Beliau tinggal sendiri dan jarang keluar rumah. Memang tidak terlalu sering bersosialisasi,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

    Diduga Meninggal Lebih dari Sepekan

    Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lapangan, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari satu minggu. Dugaan ini muncul dari kondisi jasad saat pertama kali ditemukan.

    Meski begitu, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab pasti kematian korban. Aparat masih menunggu hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota yang dijadwalkan melakukan identifikasi dan pendalaman di lokasi.

    Garis polisi tampak terpasang mengelilingi rumah korban. Petugas berjaga untuk membatasi akses warga yang ingin mendekat demi menjaga keutuhan TKP.

    Selain kepolisian, lurah setempat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas juga hadir di lokasi untuk melakukan koordinasi serta memastikan situasi tetap kondusif.

    Kerumunan Warga Semakin Ramai

    Menjelang malam, jumlah warga yang datang semakin bertambah. Rasa penasaran membuat masyarakat ingin mengetahui secara langsung peristiwa penemuan mayat di Cibeureum tersebut.

    Suasana lingkungan yang biasanya tenang berubah ramai. Beberapa warga tampak berbincang pelan, sementara lainnya menyaksikan dari kejauhan.

    Peristiwa ini juga memunculkan keprihatinan di tengah masyarakat. Korban yang tinggal seorang diri dan minim interaksi sosial membuat kondisi tersebut tidak segera diketahui.

    Hingga berita ini diturunkan, aparat dari Polsek Cibeureum masih melakukan pengamanan di lokasi sambil menunggu proses olah TKP lebih lanjut. Polisi juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait dugaan penyebab kematian.

    Kasus penemuan mayat di Cibeureum kini dalam penanganan pihak berwajib. Perkembangan terbaru akan disampaikan setelah proses identifikasi dan penyelidikan selesai dilakukan. (red)